Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

(Jakarta, 1/9/2016). Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima  kunjungan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan selaku Ketua PB PON XIX/Jabar didampingi Wakil Ketua Umum I KONI Suwarno selaku Pengarah Panwasrah dan Wakil Ketua Umum IV  K. Inugroho selaku Ketua  Panwasrah PON XIX/Jabar. Dalam pertemuan  tersebut  melaporkan persiapan venues pelaksanaan PON serta meminta Wapres untuk menjadi Pembina pada Upacara Penutupan  PON XIX Jabar yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 September 2016, sedangkan untuk Upacara Pembukaan direncanakan akan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Wapres RI Jusuf Kalla menurut Gubernur Jabar dalam arahannya mendoakan agar pelaksanaan PON XIX/Jabar 2016 berjalan dengan baik dan anggaran besar yang telah dikeluarkan Pemda Provinsi  Jawa Barat itu semua menjadi investasi dan aset untuk masyarakat olahraga Jawa Barat.  “Jangan dianggap sebuah beban,  ini merupakan investasi terhadap venue, investasi terhadap jalan-jalan menuju venue yang lebih baik serta investasi sumber daya manusia khususnya keolahragaan”, ungkap Wapres RI.  

Seusai pertemuan Gubernur Ketua PB PON Ahmad Heryawan melaporkan kesiapan PON, persiapan Venue, hari ini dinyatakan sudah selesai secarafisik. Seluruh venue PON dan sarana prasarana sudah siap. “ada 44 cabor dengan 756 nomor pertandingan pada PON, perhelatan ini akan di ikuti sebanyak 9. 533 atlet  kemudian tes event juga sudah siap untuk dilaksanakan”ujar pak Aher.

Terkait dengan  segi keamanan, bahwa keamanan adalah harga mati, keamanan harus terjaga dengan baik dan terjamin. “delegasi serta official dari 34 Provinsi tentu ini bukan hal yang main-main, maka kami akan menjaga dengan baik”, tambah pak Aher.

Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan dengan terselenggaranya PON XIX/2016  Jawa Barat dapat mencari dan mempersiapkan pembinaan prestasi jangka panjang dalam mempersiapkan Sea Games Tahun 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018, jadi dengan adanya PON pembinaan secara struktur, ini menguntungkan kami dalam rangka menyiapkan pelatnas jangka panjang. “Dengan dilakukannya PON ini juga sekaligus mempersiapkan atlet Indonesia sekaligus dengan sendirinya akan mendapatkan atlet yang berprestasi”, ungkap Pak Tono