SYUKURAN HUT KONI KE-78
(Jakarta, 19/10/2016). Syukuran HUT KONI dilaksanakan melalui potong tumpeng secara sederhana yang dihadiri oleh Wakil Ketua KOI, Ketua Prima, Dirut PPK GBK dan para Waketum KONI Pusat
Kegiatan Rangakaian HUT ke-78 KONI
ZIARAH (Selasa, 18 Oktober 2016) Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman bersama para Pengurus dan Karyawan/ti ziarah di Taman Makam Bahagia, Pondok Aren.
KONI Pusat Audensi dengan Wapres
(Jakarta, 9/2/2016). Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dan Jajarannya Audensi dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla
Ketua Umum KONI Pusat Menghadiri Peresmian Tempat Latihan PB.PABBSI
(Jakarat, 17/02/2016). Bertempat di Stadion Gelora Bung Karno, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman Menghadiri Peresmian Tempat Latihan Atlet PB.PABBSI
Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman Pada Tanggal 29 April 2016 menghadiri kejuaraan bersakala Internasional untuk yang tiga kalinya dengan Tema Indonesia Figure National Championship 2016
Pengurus KONI 2015-2019
(Jakarta 11/01/16). Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas
Audiensi Deputi IV Kemenpora dengan Ketum KONI pusat dalam rangka memantapkan sinergi pembinaan prestasi olahraga.
Ketua Umum Tono Suratman Pada tanggal 2 Mei 2016 membuka Kejuaraan Nasional Junior Handball di Gedung Arena Pancoran.
Ketum Pada Pembukaan Kejuaraan Hockey Ruangan Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se –Indonesia Piala Bergilir Menpora RI Tahun 2016 pada 24 April 2016 di Universitas Negeri Jakarta.
Waketum IV KONI Pusat bersama Delegasi Corcom 4 Bali Pada tanggal 11 Mei 2016

(Jakarta, 13/2/2017). Anomali terjadi dalam penjaringan dan penyaringan calon ketua Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) masa bakti 2016 – 2020. Jika semula banyak yang menyatakan berminat untuk mengemban tugas itu namun nyatanya sampai penutupan pendaftaran calon hanya satu orang yang mendaftar.

 

“Sampai hari penutupan pendaftaran penjaringan dan penyaringan calon ketua Baori yang daftar hanya satu. Ini anomali karena sebelumnya banyak menyatakan berminat untuk maju,” ujar Ketua Pokja Penjaringan Dan Penyaringan Calon Ketua BAORI, Amir Karyatin SH kepada wartawan di lantai 10 Gedung KONI Pusat, Jakarta, Senin (13/2/2017).

           

Amir mengemukakan, calon yang sudah mendaftar adalah Sudirman. Dia bukan sosok baru di BAORI karena sebelumnya pernah menjadi Sekretaris BAORI. “Dia sudah melengkapi persyaratan seperti berdomisili di Jabodetabek dan mendapat dukungan 10 KONI Provinsi dan 15 induk organisas cabang olahraga,” ucap Amir yang didampingi Sekretaris Pokja Eko Puspitono dan anggota Fordinal.

           

Dengan hanya satu calon yang mendaftar maka Pokja, kata Amir, akan menyerahkan hasil ini kepada peserta Musornaslub KONI Pusat di Gedung Lemhanas, Jakarta, untuk menentukan mekanisme pemilihan Ketua BAORI, 21 Februari mendatang. “Yang berhak menentukan nanti peserta Musornaslub. Bisa saja calon tunggal atau bisa juga muncul calon lain kalau Musornaslub menghendaki,” tutur Ketua Bidang Hukum KONI Pusat itu.

           

Pokja telah melakukan sosialisasi pendaftaran calon ketua BAORI sejak 23 Januari lalu sampai 13 Februari 2017. Sosialisasi dilakukan dengan baik ke 34 KONI Provinsi dan 64 Pengurus Besar/Pengurus Pusat organisasi induk cabang olahraga. “Ketia mulai melakukan sosialisasi banyak yang menyatakan berminat untuk mencalonkan diri. Namun karena persyaratan harus tinggal di Jabodetabek maka banyak calon daerah yang mengurungkan niatnya untuk maju,” ucapnya.

           

Pelaksanaan pemilihan Ketua BAORI disebutkan Amir merupakan amanat dari Musornaslub KONI Tahun 2015 di Jayapura, Papua. Seharusnya saat itu dilakukan pemilihan namun karena ada pemlihan Ketua Umum KONI Pusat maka pelihan Ketua BAORI ditangguhkan. Maka posisi Ketua BAORI sebelumnya, Benny Rianto diperpanjang.

           

Dulu Ketua BAORI ditunjuk langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat. Setelah ada amanat Musornaslub untuk dipilih maka dibuat mekanisme pemilihannya. Dari sini lahirlah Pokja  Penjaringan Dan Penyaringan Calon Ketua BAORI. Pembentukan Pokja berdasarkan SK Ketua Umum KONI Pusat Nomor 116 Tahun 2016 tanggal 7 Oktober 2016.

           

Namun karena pelaksanaan Musornaslub tertunda-tunda maka kerja Pokja juga ikut tertunda-tunda. Sampai akhirnya penutupan penjaringan dan penyaringan Senin (13/2/2017). “Setelah saya serahkan hasil penjaringan dan penyaringan ini maka selesai sudah tugas Pokja. Pemilihan nanti mutlak menjadi wewenang Musornaslub,” kata Amir dalam akhir keterangannya.