Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

(Jakarta, 27/3/2018): Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat sukses menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) di Hotel Santika, Jakarta Barat, Selasa, 27 Maret 2018. Munaslub yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal KONI Pusat EF Hamidy dan ditutup oleh Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno itu berhasil memilih Dato' Sri Tahir sebagai Ketua Umum PTMSI masa bakti 2018 - 2022.

 

Berlangsung sejak pukul 14.00 WIB, Munaslub yang diikuti gabungan perwakilan dari Pengurus Besar dan Pengurus Pusat PTMSI itu berlangsung lebih cepat dari agenda awal yang dijadwalkan. Tahir terpilih secara aklamasi setelah menjadi calon tunggal yang memenuhi persyaratan untuk maju mencalonkan diri. Calon lainnya Marzuki Rofii tidak lolos dari tim penjaringan karena tidak memenuhi persyaratan dukungan 15 Pengurus Provinsi PTMSI.

 

Terpilihnya Tahir mengakhiri pula dualisme kepenguruan PTMSI yang selama ini terjadi. "Mari kita lupakan semua pertikaian, perbedaan pendapat. Saya ingin semua bersatu untuk memajukan organisasi tenis meja nasional ini. Tidak boleh lagi ada pertentangan, semua harus bersatu," kata Tahir usai terpilih.

 

Sementara itu Wakil I Ketum KONI Pusat Suwarno mengemukakan, setelah Munaslub ini diharapkan semua insan tenis meja di Tanah Air bergerak bersama mengembangkan dan memajukan prestasi tenis meja Indonesia, apalagi ke depan ada agenda penting Asian Games 2018 yang dilaksanakan di Indonesia dan setelah itu SEA Games 2019 di Filipina.

 

"Dengan niat baik  tentu semua bisa bersama memajukan tenis meja Indonesia. Semua tergantung dari niat dan kemauan baik kita dalam berkarya. Ayo kita sama-sama," kata Suwarno.

 

Suwarno mengatakan pelaksanaan Munasluber PTMSI ini atas perintah Menpora Imam Nahrawi. Tujuannya, untuk menyelesaikan dualisme kepengurusan cabang olahraga tenis meja.  "Munasluber PTMSI ini digelar atas perintah Menpora," kata Suwarno di Hotel Santika Premiere Jakarta.

 

KONI Pusat, ujar Suwarno,  ingin organisasi tenis meja nasional ini menjadi baik. "Organisasi tenis meja yang benar-benar dikelola secara bersama, tak ada lagi dualisme, sebab itu hanya merugikan organisasi tenis meja nasional itu sendiri dan terutama atlet," tuturnya. ***