Kegiatan Rangakaian HUT ke-80 KONI
ZIARAH (Kamis, 11 Oktober 2018) Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman bersama para Pengurus dan Karyawan/ti ziarah di Taman Makam Pahlawan, Kalibata.
KONI FUN RUN 2018
Lalu Mohammad Zohri
Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia REI memberikan sebuah rumah kepada atlet pelari muda asal Lombok Nusa Tenggara Barat Lalu Mohammad Zohri.
Musornaslub dan Rapat Anggota KONI Tahun 2018
(Jakarta, 25/4/2018). Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman Foto Bersama dengan Menpora Imam Nahrawi dan Dewan Kehormatan KONI Pusat dan Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar serta Ketua Umum KOI Erick Tohir di Hotel Bidakara Jakara.
(Jakarta, 8/1/2018). Ketua Umum KONI Pusat menerima Ketua CdM Asian Games 2018 Untuk Indonesia
Ketum KONI Pusat Tono Suratman foto bersama Atlet peraih Penghargaan KONI Award tahun 2017 di Hotel Bidakara Jakarta.
Rapat Koordinasi dan Konsultasi KONI Pusat tahun 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta.
Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman Wakil I Ketua Umum Suwarno, dan Sekretaris Jenderal KONI Pusat E. F Hamidy menghadiri rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, membahas perkembangan persiapan Asian Games XVIII 2018.
(Jakarat, 20/10/2017). Ketua Umum KONI Pusat Mendampingi Menteri PMK meninjau Venue Asian Games 2018
Pengurus KONI 2015-2019
(Jakarta 11/01/16). Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas

(Jakarta, 21/3/2016). Bertempat di Auditorium Maftuchah Yusuf, Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman memberikan pemaparan dalam Seminar nasional  yang bertemakan “Stratergi Olahraga Nasional Abad 21” pada hari Senin 21 Maret 2016.

Dalam arahannya Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman menyampaikan kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNJ bahwa wajah bangsa Indonesia saat kini dipengaruhi/dikotori oleh faktor negatif seperti tawuran, narkoba, dan minim kesadaran berolahraga.

“Prestasi olahraga nasional di level internasional belum memuaskan, sehingga di perlukan pembenahan secara serius yang melibatkan pemerintah, sektor swasta dan organisasi olahraga”, ungkap pak Tono.

Terkait itu semua pak Tono dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Olahraga harus disemangati ketahanan ekosistem dengan menerapkan strategi Cincin Rangkap Tiga, yakni sistem sosial, ekonomi dan lingkungan.  “Olahraga merupakan wadah aktualisasi hak-hak sosial (masyarakat bugar dan sehat), ekonomi (pekerjaan dan kesejahteraan) dan tangggung jawab melestarikan lingkungan. Ini stratergi olahraga yang seharusnya diadopsi setiap negara di abad 21, tidak terkecuali Indonesia”, tambah pak Tono.