Cetak

Wakil Ketua Umum KONI Pusat K. Inugroho mewakili Ketua Umum KONI Pusat menghadiri Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) di Hotel Century Jakarta. Pada Rakernas Tersebut dibuka  oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Menpora Imam Nahrawi berpesan Untuk terus memasyaratkan olahraga  renang. “Saya merasa kita punya komitmen bersama serta banyak rencana besar kedepan untuk memajukan renang Indonesia dan ini perlu dikawal ” olehkarenanya menurut Menpora Rakernas ini bisa jadi bahan evaluasi agar setiap rencana kerja bisa terlaksana dengan baik, terukur dan tentu ada target yang ingin dicapai bersama.

Wakil Ketua Umum KONI Pusat K. Inugroho mengatakan bahwa Sea Games Tahun 2019, Pemerintah melalui Kemenpora, sejauh ini telah menetapkan atlit Yunior sebagai prioritas. Keputusan tersebut, tentu bukan tanpa alasan yang mendasar. 

“Multi Event Olimpiade Tokyo Tahun 2020, merupakan muara olahraga  dunia, dan oleh karena itu keikutsertaan kita disana, harus disiapkan dengan sebaik-baiknya, segera setelah Sea Games Ke-30 berakhir,“ Ungkap K. Inugroho.

Lebih lanjut K. Inugroho juga menambahkan bahwa hasil di Sea Games nanti kita tentu tidak mau kehilangan muka tanpa hasil positif dari Filipina.  Menyaring dan menjaring para atlit terbaik adalah kewajiban, namun menjadi juara dan meraih medali, adalah keharusan bagi seorang atlit duta bangsa.

 

Sementara itu Ketua Umum PRSI  Anindya Novyan Bakrie menyatakan tahun 2019 menjadi sangat krusial karena selain persiapan daerah menuju PON 2020 di Papua juga  PRSI berupaya keras meloloskan atlet renang sebanyak mungkin ke Olimpiade sesuai tema Rakernas “Sukseskan PON 2020 serta ukit prestasi pada Sea Games 2019 untuk menuju Olimpiade 2020”.