Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman bersama Wakil Ketua Umum Suwarno, Sekretaris Jenderal KONI Pusat Tb. Ade Lukman dan Ketua Bidang Prestasi KONI Pusat Dudi Gumbiro mengikuti rapat dengar pendapat bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/11).  Rapat dengar pendapat bersama Komisi X  tersebut membahas Persiapan penyelenggaraan SEA Games, PON XX dan PEPARNAS Papua.

Hadir dalam rapat dengar pendapat bersama Yaitu Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, Sekjen KOI Ferry Yuniarto, dan  Chief de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di SEA Games 2019 Filipina Harry Warganegara beserta jajaran pengurus lainnya.  

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengukapkan bahwa tak saja bersejarah, penyelenggaraan PON di Papua juga bernilai strategis, baik dari sisi percepatan pembangunan, ekonomi, sosial, budaya, hingga politik.

“Penyelenggaraan PON ini juga diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan dan membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat Papua,” Ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano mengatakan PON ke 20 Papua nantinya akan mempertandingkan 37 cabang olahraga di Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika dan merauke.

“Terima kasih, PON  telah disetujui oleh Presiden pada rapat terbatas dengan  mempertandingkan 37 cabang olahraga dan pelaksanaanya tetap pada tahun 2020. Soal penggunaan fasilitas latihan, saya harap atlet bisa mendapatkan yang terbaik”, ungkap Ketum KONI Marciano Norman.

Kemudian Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menyampaikan pelaksanaan PON di Papua akan berlangsung pada 20 Oktober 2020. Sementara pembukaan dan penutupan akan dilangsungkan di Stadion Papua Bangkit. Sedangkan untuk atlet dan ofisial diperkirakan sebanyak 9.411 orang. 

“Penyelenggraaan PON sesuai dengan ketentuan pada peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2007 tentang penyelenggaraan Pekan dan Kejuaraan olahraga", ujar Sesmenpora.