Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyaksikan secara langsung perjuangan atlet angkat besi Windy Cantika Aisah dan Eko Yuli di Ninoy Aquini Stadium, Manila, Senin (2/12/2019).

Windy cantika Aisah menorehkan prestasi gemilang di SEA Games 2019 dengan menyabet emas di  kelas 49 KG A dengan  mencatat total angkatan 190 kg dengan rincian 86 kg katagori snatch dan 104 kg pada kaegori clean and jerk.

Windy Aisah sukses menyapu bersih tiga percobaan pada kategori snatch. Pada percobaan pertama, Windy mampu mengangkat beban seberat 80kg dalam event yang digelar.

Pemegang rekor untuk kategori remaja tersebut lalu menambah 4 kg lagi pada percobaan kedua. Puncaknya, Windy tanpa kesulitan mengangkat beban seberat 86 kg pada angkatan ketiga.

Dalam kategori snatch, Windy relatif tak punya pesaing. Pasalnya, para pesaing lifter kelahiran 2002 itu hanya sanggup mengangkat beban seberat 80 kg.

Khusus untuk kategori snatch, dengan angkatan 86 Kg ini memecahkan rekor dunia junior sebelumnya atas namanya sendiri, Windy Aisah (82 kg) di World Weightlifting Championships 2019.

Sementara kategori clear and jerk, angkatan 104 kg merupakan rekor baru Asia. Windy Aisah pun meraih medali emas, sementara perak diraih lifter Myanmar, Pyae Pyae Phyo, dan perunggu milik lifter Vietnam, Ngo Thi Quyen.

Sebelumnya, tim angkat besi Indonesia meraih satu medali perak dan satu perunggu di angkat besi SEA Games 2019. Medali perunggu dipersembahkan Surahmat di kelas 55kg, sementara medali perak diraih Lisa Setiawati di kelas 45kg.