Ketum KONI Pusat mengunjungi Team Softball Putri Indonesia pada perhelatan SEA Games 2019 Filipina
Foto Bersama Setelah Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.
Pengurus KONI PUSAT Tahun 2019-2023
Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Terpilih Jadi Ketua Umum KONI Pusat periode 2019-2023 dalam acara Musornas KONI di Hotel Sultan Jakarta secara Aklamasi.
Serah Terima Jabatan Ketua Umum KONI Pusat
Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman Tatap Muka dengan Karyawan di Ruang Rapat Lantai. 10 Jakarta.

Maria Natalia Londa akhirnya berhasil membawa pulang medali emas dari ajang SEA Games Filipina 2019 setelah keluar sebagai yang terbaik di nomor lompat jauh. Lompatan sejauh 6,47 meter, membawa Maria Londa ke podium teratas dan mengalahkan pesaing terberatnya, Parinya Chuaimaroeng, asal Thailand.

Sementara medali perunggu dibawa pulang atlet asal Vietnam Mong Mo Vu Thi, yang mencatatkan lompatan sejauh 6,16 meter. ''Terima kasih untuk doa semua masyarakat Indonesia, sehingga saya bisa mendapatkan emas di nomor lompat jauh. Semoga banyak atlet-atlet Indonesia mengikuti karir saya ke depannya,'' ujar Maria Londa usai memastikan medali emas pertamanya di SEA Games XXX 2019.

Sehari sebelumnya, atlet kelahiran 23 Oktober 1990 ini juga berhasil menyumbangkan medali perak bagi Indonesia. Namun saat kemarin turun di nomor lompat jangkit, ia harus puas berada di posisi kedua setelah kalah dari wakil Thailand.

Maria Londa mengaku kalau penampilannya kemarin memang kurang maksimal lantaran masih menyisakan sedikit trauma. Karenanya ia sangat bersyukur akhirnya bisa kembali menyumbangkan emas untuk Indonesia. ''Sebenarnya lebih rileks hari ini, karena kemarin adalah nomor yang sering sekali membuat cedera di sepanjang karir saya.''

''Setelah berjuang dengan cedera dari 2015 akhirnya kembali emas lagi di SEA Games itu yang membuat saya benar-benar mensyukuri semua yang saya perjuangkan, semua proses panjang. Terima kasih kepada PB. PASI, KOI, KONI, dari kabupaten hingga pusat sudah membantu saya dari proses rehab sampai hari ini saya bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,'' imbuh Londa.

Sayangnya, medali emas yang hari ini berhasil ia bawa pulang akan menjadi persembahan terakhirnya untuk Indonesia. Ia secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk menyudahi karir sebagai atlet. Namun, atlet asal Bali ini masih akan mempertimbangkan jika diminta tetap turun membantu Indonesia bila memang belum ada atlet junior yang bisa menggantikan tempatnya.

''Sepertinya ini menjadi SEA Games terakhir saya. Tapi, doakan saja, jika memang belum ada penerus, saya akan mencoba untuk ikut bergabung kembali untuk memotifasi atlet-atlet junior lainnya,'' tutup peraih emas Asian Games 2014 ini. ***