Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Senayan menjadi saksi bisu pelantikan Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB.PABSI) pada Selasa 20 Oktober 2020. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman melantik kepengurusan PB.PABSI periode 2020 – 2025 di bawah kepemimpinan Rosan Perkasa Roeslani. Upacara pelantikan diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sebelumnya, cabang olahraga angkat besi berada di bawah Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB.PABBSI). Kemudian, International Weightlifting Federation (IWF) mengarahkan supaya ketiga cabang olahraga dalam PB.PABBSI membentuk organisasi masing-masing. Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat akhir Agustus lalu, ketiga organisasi pecahan PB.PABBSI disahkan sebagai anggota KONI. Ketiganya adalah Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PB.PBFI), Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB.PABSI), dan Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB.PABERI).

Upacara pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum KONI Pusat. Setelah itu, pengurus PB.PABSI mengucapkan janji prasetia yang dipimpin Ketua Umum KONI Pusat. Selanjutnya adalah penyerahan bendera dari Ketua Umum KONI Pusat kepada Ketua Umum PB.PABSI diikuti penandatanganan berita acara pelantikan dan penyematan pin KONI pada Ketua Umum PB.PABSI.

Setelah itu, Ketua Umum PB.PABSI Rosan Perkasa Roeslani memberikan sambutan. Pertama, Rosan bahas terkait organisasi. Ia sebutkan dalam waktu dekat akan usahakan 32 pengurus PABSI di tingkat provinsi akan terbentuk. Rosan juga jelaskan visi kepengurusannya dalam hal prestasi. “Kami bertekad ingin mengharumkan nama bangsa dan negara yang kita cintai ini dalam ajang-ajang yang akan datang”, katanya. Tak tanggung, kepengurusan PB.PABSI targetkan medali emas pada Olimpiade mendatang.

Sambutan berikutnya adalah dari Ketua Umum KONI Pusat. Di awal sambutannya, Ketua Umum KONI Pusat memuji cabang olahraga angkat besi, “Adalah salah satu olahraga andalan Indonesia”. “Selama ini atlet-atlet angkat besi telah membanggakan Indonesia”, kata Marciano mengapresiasi prestasi yang sudah membanggakan Indonesia. KONI Pusat memberikan dukungan penuh kepada PB.PABSI untuk penuhi harapan masyarakat Indonesia.

Pembinaan atlet yang dilakukan PB.PABSI mendapat pujian karena sistemnya yang berjenjang. Selain itu, PB.PABSI juga terapkan Sport Science yang merupakan salah satu tema pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2020. Di akhir kata, Ketua Umum KONI Pusat berpesan agar PB.PABSI tidak berhenti berkarya untuk Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang hadir pada upacara pelantikan secara virtual memberikan sambutan. Menanggapi PB.PABSI sebagai induk cabang olahraga baru, Menpora puji PB.PABSI karena taat dengan aturan federasi internasionalnya yang meminta supaya angkat besi, angkat berat dan binaraga menjadi organisasi yang terpisah.

Zainudin Amali juga berpesan agar KONI dapat menjaga soliditas organisasi di bawahnya. Menurutnya, perpecahan dapat menular ke organisasi lainnya sehingga muncul perpecahan lainnya. “Apa yang diakui oleh KONI, itu yang kami (Kemenpora) akui”, terang Menpora. “Yang diputuskan KONI harus dipatuhi oleh cabang-cabang olahraga”, tambahnya.

Menyinggung tentang organisasi yang solid, Menpora puji PB.PABSI. “PB.PABSI ini organisasi yang adem tapi prestasinya luar biasa”, ujarnya. “PB.PABSI salah satu organisasi yang tata kelolanya baik, oleh karena itu pemerintah (Kemenpora) tidak segan-segan membantu”, tegasnya menambahkan.