The Prime Menangkan Piala KONI 2020

Kejuaraan Esports Piala KONI 2020 bertajuk ‘Jadi Juara Dunia’ resmi berakhir pada Minggu 29 November 2020. Tim The Prime keluar sebagai pemenang dan meraih Piala KONI 2020. Pasalnya, tim yang bermarkas di Kalideres, Jakarta tersebut menempati peringkat teratas dengan poin terbanyak setelah menjalani 10 pertandingan Grand Final pada 28-29 November 2020.

Selama 2 hari 12 tim terbaik bertanding di Studio Sepat di Jakarta Selatan. Penyelenggaraannya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Tentunya tidak ada penonton dalam Grand Final yang digelar sejak kemarin. Namun begitu, pertandingan disiarkan langsung di KONI TV (amtv.id) dan kanal Youtube PB.Esports Indonesia.

Selaku juara, The Prime akui senang dan bangga dengan capaian mereka. “Alhamdulillah senang, usaha tidak akan mengkhianatin hasil”, ujar salah satu anggota tim sambil memegang piala. Jalan yang mereka tembuh pun tidak mudah karena persaingan yang ketat. “Lawannya pada hebat-hebat”, tambah mereka. The Prime juga berharap dapat mewakili Indonesia pada kejuaraan internasional.

Di lokasi penyelenggaraan, Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Drs.Tb.Ade Lukman, MEMOS bersyukur kejuaraan telah selesai dengan lancar. “KONI Pusat mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia yang telah mendukung acara Piala KONI Esports 2020 dan juga PB.Esports Indonesia kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya”, terangnya.

Panitia yang terdiri dari perwakilan KONI Pusat dan PB.Esports Indonesia

Ade juga mengapresiasi panitia penyelenggara yang merupakan gabungan dari KONI Pusat dan PB.Esports Indonesia. Di sisi pertandingan, Ade berharap Kejuaraan Esports Piala KONI 2020 dapat menjaring dan mempersiapkan atlet terbaik Indonesia yang akan dipertandingkan mewakili Indonesia.Ketua panitia pelaksana, Hartman Harris juga sampaikan terima kasih kepada Kemenpora dan KONI Pusat. “Saja juga sangat berterima kasih kepada Kemenpora dan dukungan dari KONI Pusat yang begitu besarnya”, ujarnya. “Mudah-mudahan akan ada lagi Piala KONI kedua, ketiga dan seterusnya”, harap pria yang juga Ketua Bidang Kompetisi PB.Esports Indonesia.

Kejuaraan yang diselenggarakan berkat kerja sama antara Kemenpora, KONI Pusat dan PB.Esports Indonesia mempertandingkan Free Fire. Peserta yang mendaftar berasal dari seluruh Indonesia, baik dari komunitas ataupun tim profesional. Sebanyak 6.101 tim pendaftar dengan lebih dari 24.000 atlet di dalamnya mengikuti kejuaraan yang dimulai pada minggu pertama November. Untuk waktu yang terbilang singkat, jumlah pendaftar melampaui prediksi panitia.