Kemenpora dan KONI Gelar FGD Pemetaan Cabor di Daerah

Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno Memberikan Sambutan Sekaligus Membuka Focus Group Discussion “Penyusunan Pemetaan Cabor Unggulan Di Daerah Tahun 2020”

Sebuah Focus Group Discussion (FGD) kembali diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. FGD kali ini bertujuan menyusun data beberapa cabang olahraga (cabor) unggulan di daerah. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Provinsi Yogyakarta.

Adanya ‘FGD Penyusunan Pemetaan Cabor Unggulan di Daerah’ diharapkan dapat memetakan cabor unggulan di daerah merupakan salah satu bentuk implementasi dari amanah undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Regulasi tentang olahraga tersebut memberikan amanah agar setiap Kabupaten/Kota wajib membina satu cabor unggulan yang bertaraf nasional maupun internasional.

Cabor unggulan dari setiap daerah juga diharapkan sinergi dengan sentra olahraga yang akan dibangun Pemerintah. “Kami melihat kemenpora ada rencana untuk melakukan pembentukan sentra-sentra, harapannya nanti sentra yang dibangun itu juga selaras dengan unggulan yang ada di provinsi”, ungkap Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno yang mewakili Ketua Umum dalam Pembukaan FGD Penyusunan Pemetaan Cabor Unggulan di Hotel KJ Yogyakarta pada 30 November 2020.

Kemudian Suwarno juga mengatakan bahwa Kabupaten / Kota itu wajib untuk membina satu perkumpulan berdasarkan potensi daerah. Suwarno ingin melihat KONI Provinsi memahami betul potensi daerahnya. Dengan begitu pemetaan cabor unggulan dalam dilakukan.

”Pemetaan ini nanti akan kami lihat cabor A sebenernya ada di provinsi mana saja, cabor B provinsi dimana saja yang unggul-unggul. Nanti akan ketemu yang tidak mempunyai keunggulan sama sekali di provinsi ini, akan ketahuan nanti kita kan baru komunikasi dengan cabor yang bersangkutan”, terangnya.

“Pada kesempatan ini kami mohon untuk diberikan masukan berdasarkan provinsi masing-masing”, kata Suwarno berharap pada kegiatan tersebut akan hasilkan data cabor unggulan di Indonesia.