Memilih pada Pilkada, Chris John berharap Kepala Daerah akan Dukung Pembinaan Olahraga Prestasi Indonesia

Hari ini tanggal 9 Desember 2020 merupakan hari yang menentukan kondisi beberapa tahun ke depan di beberapa daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kepala daerah terpilih nantinya akan mengemban amanah untuk memajukan daerah yang dipimpinnya. Beragam hal akan dikelola pemerintahan yang dipimpin kepala daerah tersebut, termasuk olahraga.

Wakil IV Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Chris John turut menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara. Demi kemajuan olahraga, kondisi fisik yang kurang baik tak cukup untuk membuat Mantan juara dunia tinju ini menyerah. Ia tetap hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sekitar rumahnya di Kota Semarang. Hari ini, Chris John memilih pasangan yang dianggapnya pantas menjadi walikota Semarang.

Sebagai pengurus KONI Pusat yang bertugas membina olahraga prestasi Indonesia, Chris berharap siapapun kepala daerah terpilih nantinya memiliki perhatian yang baik untuk olahraga prestasi. “Kelak, siapapun yang menjadi walikota dan kepala daerah lainnya, Saya harap mereka dapat mendukung pembinaan olahraga prestasi”, katanya mengacu pada pasal 12 ayat (2) undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Ayat pada pasal tersebut mengamanatkan pemda melaksanakan kebijakan dan koordinasi pembinaan serta pengembangan olahraga.

Kompetisi, Pembinaan Olahraga yang Mendukung Perbaikan Ekonomi

Pertandingan Baseball Game Education New Era pada 5-6 Desember yang disiarkan KONI TV

Pembinaan olahraga perlu dilakukan karena banyaknya single / multi event tahun depan. “Indonesia harus siapkan atlet yang akan mengharumkan nama bangsa dan negara”, ujarnya. Menurutnya dalam mempersiapkan diri tahun depan, atlet butuh kompetisi untuk menambah pengalaman. Selain itu, kompetisi juga menambah manfaat untuk masyarakat.

“Kompetisi itu bermanfaat untuk membentuk mental atlet, mereka butuh pengalaman bertanding lebih banyak jika ingin menjadi juara. Selain itu, kompetisi juga akan tingkatkan gairah industri olahraga yang mana bermanfaat bagi masyarakat luas”, jelasnya berharap Pilkada kali ini melahirkan kepala daerah yang mendukung pembinaan olahraga bergulir untuk mencetak atlet terbaik sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.

Di tengah pandemi Covid-19, ia percaya pembinaan dan pengembangan olahraga dapat dilakukan dengan penerapan protokol yang ketat. “Hari ini saya memilih ke TPS, kita semua menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cek suhu dan menjaga jarak. Di sisi lain, ketika kompetisi olahraga digelar, sebetulnya protokol kesehatannya lebih ketat”, tegas Chris John.

Beberapa pertandingan cabor disinggungnya seperti cabor berkuda dengan Equestrian Champions League (ECL), Kejuaraan Esports Piala KONI 2020, dan terakhir pada pekan lalu, Liga Baseball Game Education New Era.

“Pada beberapa kompetisi yang telah digelar di tengah pandemi Covid-19, justru protokol kesehatan lebih ketat seperti pembatasan jumlah orang yang berada di lokasi namun KONI mendukung siaran langsung di KONI TV. Kemudian, seluruh orang di lokasi juga harus dinyatakan bebas dari Covid-19 berdasarkan tes yang wajib mereka jalani”, terang Waketum IV KONI Pusat.

Cabor unggulan

Di samping itu, Chris juga mengingatkan agar seluruh kepala daerah yang terpilih akan memenuhi amanat pasal 34 ayat (2) undang-undang SKN tentang cabor unggulan. “Kepada kepala daerah terpilih nantinya, saya mengingatkan untuk mengelola cabor unggulan berstandar nasional minimal”, tegasnya. Pada ayat dalam pasal tersebut, Pemerintah kabupaten/kota diwajibkan mengelola minimal sebuah cabor bertaraf nasional dan/atau internasional.

“Perundangan memberikan amanat kepada pemda tingkat kabupaten/kota. Di Indonesia ini semua kabupaten/kota yang berjumlah 514 dan di semua kabupaten/kota ada KONI selaku pelaku pembinaan olahraga. Itu adalah berkah dari besarnya jumlah penduduk Indonesia”, katanya.

“Jika seluruh kepala daerah dapat mendukung dan berkolaborasi dengan KONI setempat mengelola cabor unggulan, maka probabilitas Indonesia memiliki atlet unggulan sangat besar”, katanya menginginkan seluruh kepala daerah memiliki political will yang besar pada pembinaan olahraga prestasi.

Sarana dan Prasarana

“Saya meminta kepada yang terhormat seluruh kepala daerah yang terpilih maupun masih menjabat agar menjalankan amanat tersebut, selain itu juga menyediakan sarana dan prasarana memadai serta mendukung industri olahraga untuk kesejahteraan masyarakat”, kata Chris John.

Menurutnya sarana dan prasarana menjadi penting untuk melakukan kegiatan olahraga. Adapun Chris juga berpesan agar sarana dan prasarana olahraga yang dibangun harus dengan standar nasional dan bahkan internasional supaya dapat digunakan untuk event tingkat internasional kelak.

Dalam hal tersebut, KONI Pusat siap mambantu pembangunan berstandar internasional. “KONI Pusat siap membantu pembangunan venue standar internasional karena sudah kerja sama dengan Labosport yakni laboratorium penelitian yang digunakan oleh federasi internasional yang menerbitkan sertifikasi”, katanya.