Vaksinasi: Harapan Olahraga Prestasi di Tengah Pandemi

Hingga saat ini tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 selesai. Kompetisi olahraga yang dapat memotivasi masyarakat dari pandemi, memerlukan jalan keluar agar dapat kembali digelar. “Dalam situasi normal baru, kita harus survive, kita bangsa besar, kita harus cari jalan keluar,” ujar Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman.

Salah satu jalan keluar selain penerapan protokol kesehatan ketat adalah dengan melakukan vaksinasi pada atlet sehingga potensi terpapar Covid-19 lebih kecil.

“Atlet dibebaskan untuk melakukan vaksinasi atau tidak, namun kelak berbagai kompetisi akan mensyaratkan atlet yang telah divaksin,” katanya. Salah satu kegiatan yang telah mensyaratkan pesertanya harus divaksin adalah Boston Marathon.

Dalam kunjungan ke Tribun Network tanggal 20 Januari 2021 juga dibahas tentang kompetisi yang mendapatkan perhatian besar tahun ini, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2021. Marciano tegaskan bahwa keselamatan atlet dan masyarakat Papua adalah yang utama pada PON XX di Papua. Oleh karenanya, berbagai upaya penanggulangan Covid-19 seperti vaksinasi didukung oleh KONI Pusat.

Terkait penyelenggaraan PON XX Papua, KONI Pusat masih optimis menggunakan skenario utama PON XX yakni berjalan sesuai jadwal. Adapun jika situasi Covid-19 membaik, PON XX akan digelar normal sedangkan jika kurang baik akan digelar tanpa penonton. Menjelang penyelenggaraannya, perkembangan persiapan PON XX kelak akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo untuk diputuskan.

Saat ini, Marciano tegaskan masih belum memutuskan karena masih mengamati dinamika perkembangan Covid-19. “Januari terlalu dini untuk menentukan,” tegasnya.