KONI Pusat Membantu Pemerintah Meningkatkan Kualitas Pembinaan Olahraga dengan Verifikasi Cabor

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menegaskan bahwa kerja sama yang terjalin antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Kemenpora akan mendorong proses pembinaan olahraga prestasi di Tanah Air. “Saat ini hubungan antara KONI dengan Pemerintah sangat baik, sangat harmonis,” ujar Zainudin Amali pada pembukaan Rakernas KONI Pusat pada 25 Agustus 2020.

Menpora menjelaskan bahwa KONI Pusat akan kembali ke misi awalnya yakni melaksanakan pembinaan dan pengawasan olahraga prestasi pada organisasi induk cabang olahraga yang di bawah naungan KONI Pusat.

“KONI Pusat akan membantu pemerintah, membantu Kemenpora untuk pelaksanaan olahraga prestasi sekaligus pengawasan terhadap kegiatan-kegiatan olahraga prestasi yang dilakukan induk cabang-cabang olahraga,” terang Menpora. Model kerja sama tersebut juga diharapkan Menpora dilakukan di tingkat daerah.

Langkah KONI Pusat

KONI Pusat telah melakukan tugasnya dalam kerja sama yang disebutkan Menpora. Sebagai bentuk pengawasan atas kegiatan induk cabang olahraga, KONI Pusat melakukan verifikasi program yang dicanangkan dari setiap induk cabang olahraga. Program yang diusulkan harus memenuhi standar yang KONI Pusat tetapkan.

Lolos verifikasi yang dilakukan KONI Pusat menjadi syarat induk cabang olahraga mengajukan dukungan alokasi anggaran dari Pemerintah dalam hal ini Kemenpora. Dengan hadirnya verifikasi yang mana program induk cabang olahraga harus memenuhi standar dari KONI Pusat maka anggaran dari Pemerintah akan membuahkan hasil yang terukur.

Ketua Tim verifikasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Andrie T.U. Soetarno sampaikan bahwa tim yang dipimpinnya memiliki visi untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta peningkatan prestasi olahraga. Andrie juga memastikan KONI Pusat akan mendukung induk cabang olahraga yang memiliki visi yang sama yakni upaya peningkatan kualitas olahraga nasional. “KONI Pusat akan membantu kelancaran Cabor dalam upaya pembinaan dan peningkatan prestasi atlet,” katanya.

Proses verifikasi yang dilakukan tidak berlangsung lebih dari satu minggu. “Sesuai SOP, mulai dari proposal masuk ke Tim (Verifikasi KONI Pusat) sampai keluar rekomendasi dari Tim, diharapkan tidak lebih dari 5 hari kerja,” terang sekretaris Tim Verifikasi Widodo Edi Sektianto.

Beberapa induk cabang olahraga sudah menyerahkan proposal program kepada Tim Verifikasi KONI Pusat seperti dari induk cabang olahraga Senam (PB.Persani), Panahan (PB.Perpani), Voli (PP.PBVSI), Renang (PB.PRSI), Angkat Besi (PB.PABSI), Karate (PB.FORKI), Tenis (PP.PELTI), Bulu Tangkis (PP.PBSI) dan Judo (PB.PJSI). Adapun hal yang perlu menjadi perhatian induk cabang olahraga. “Indikator ada dua yang bersifat administratif, yaitu terkait organisasi dan pembinaan prestasi (binpres),” tandasnya.

Dokumentasi

Angkat Besi
Voli
Bulutangkis
Judo
Karate
Panahan
Renang
Senam
Tenis