Papua Aman dan Siap Selenggarakan PON XX

Rombongan Ketua Umum KONI Pusat meninjau venue

Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 semakin dekat. Pasalnya pada rapat terbatas 15 Maret, Presiden Joko Widodo sampaikan tidak ingin menunda PON XX, sehingga multievent olahraga tersebut tetap digelar tanggal 2 – 15 Oktober 2021.

Alhasil, kegiatan akbar pertama di Tanah Papua tersebut terus dipersiapkan sebaik-baiknya. Selain karena perintah presiden, juga karena PON kali ini adalah yang pertama digelar di Papua sehingga menjadi kebanggaan tersendiri.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat juga terus mendorong agar PON XX sukses penyelenggaraan dan prestasi. Pada 2 Juni 2021, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman kunjungi Kota Jayapura, salah satu klaster penyelenggaraan PON XX selain Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat didampingi Wakil I Ketua Umum sekaligus Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Mayjen TNI (Purn.) Dr.Suwarno serta jajarannya, Wakil II Ketua Umum Mayjen TNI (Purn.) Soedarmo dan juga Wakil IV Ketua Umum KONI Pusat sekaligus mantan juara dunia tinju, Chris John.

Pagi hari, Ketua Umum KONI Pusat membuka Rapat Koordinasi dengan Panitia Besar (PB.) PON XX dan juga Sub PB.PON XX. Progres persiapan semakin baik, bahkan Technical Delegate (TD) sudah melakukan exercise venue atau uji kelayakan venue. Di sisa waktu yang ada, Ketua Umum KONI Pusat berpesan agar koordinasi dan komunikasi dapat semakin baik dan intens dengan Sub PB.PON XX, maupun lembaga lainnya.

Mantan juara dunia tinju, Chris John turut meninjau venue

“Hari ini dibuka dengan rapat koordinasi dengan PB.PON dan Sub PB.PON XX. Kalau melihat progresnya, PON XX sudah sangat siap. TD sudah melakukan exercise venue, jika ada kebutuhan tambahan, bisa segera diusahakan dalam beberapa bulan ini,” terang Chris John.

Waketum IV KONI Pusat juga yakin PON XX kali ini dapat sukses dan mampu membangkitkan gairah olahraga di masa pandemi. “PON kali ini adalah yang pertama bagi masyarakat Papua, jadi masyarakat Papua perlu bersatu untuk turut sukseskannya. PON itu multievent nasional terbesar keempat di dunia mengingat Indonesia penduduk terbanyak keempat. Selain itu, PON XX ini jika sukses akan menjadi sejarah sebagai multievent Indonesia pertama di tengah pandemi Covid-19, yang pastinya hal tersebut menjadi gebrakan masyarakat luas untuk terus olahraga,” jelas mantan petinju.

“Mengingat pentingnya PON XX, kita semuanya harus bersatu, bahu-membahu. Dengan adanya keterbukaan, komunikasi yang baik, konsolidasi internal serta eksternal penyelenggara PON dan penyelesaian kendala secara demokratis, Saya yakin PON XX akan sukses dan dikenang hebat,” tambah wakil ketua yang membawahi urusan Media dan Humas.

Sudah dilakukan pembahasan antara PB.PON XX dengan Walikota Jayapura Benhur T.M.

Tak lupa, ia tepis isu mundurnya salah satu klaster penyelenggaraan PON XX. Menurutnya, saat ini tengah dilakukan upaya menyelesaikan masalah.

Setelah rapat di pagi hari, rombongan Ketua Umum KONI Pusat meninjau venue penyelenggaraan PON XX dan berkunjung ke Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri dan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A.

“Kami sudah bertemu dengan Kapolda dan Pangdam, mereka pastikan aman dan bertanggung jawab atas keamanan PON XX. Aparat akan melindungi PON XX yang mana kebanggaan masyarakat Papua dan Indonesia. PON sendiri erat kaitannya dengan sejarah Indonesia, ke-Bhinnekaan Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan budaya bersatu turut terlibat dalam multievent PON, sebagai satu bangsa. Oleh karena itu PON harus diselenggarakan dengan aman,” tutup Chris John dengan harapan.

Adapun kendala untuk Jayapura yang tengah dihadapi saat ini adalah koneksi internet yang belum membaik pasca putusnya kabel bawah laut Sulawesi-Maluku-Papua Cable System (SMPCS) di Biak – Jayapura pada 30 April lalu.