Siap Berlaga di Olimpiade, Rio Waida Targetkan Medali Emas

Tim Nasional Selancar Ombak Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada sore Hari Sabtu tanggal 12 Juni 2021. Mereka baru saja dari El Salvador mengikuti kualifikasi Olimpiade pada ‘2021 Surf City El Salvador ISA World Surfing Games’.

Para Patriot Olahraga kebanggaan Indonesia membawa tiket Olimpiade Tokyo 2020. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman sampaikan selamat kepada Timnas Selancar Ombak. “Selamat kepada Timnas Selancar Ombak Indonesia atas prestasinya hingga meraih tiket Olimpiade. Semoga ke depan, Selancar Ombak dapat membuat tradisi medali pada seluruh event dan multievent yang diikuti Timnas Selancar Ombak Indonesia,” katanya.

Setiba di Tanah Air, 10 orang Timnas Selancar Ombak disambut kalung bunga persembahan dari (KONI) Pusat.

Hal tersebut lantaran Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selancar Ombak Indonesia (PB.PSOI) yang baru menjadi anggota KONI sejak Rakernas 2020 berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih tempat pada Olimpiade Tokyo mendatang. Selancar Ombak sendiri pertama kali dipertandingkan pada Olimpiade tahun ini berdasarkan keputusan International Olympic Committee (IOC) pada 3 Agustus 2016.

Ketua Umum PB.PSOI Arya Subyakto sampaikan rasa bahagia dan harapannya dengan hasil tersebut. “Kita bahagia sekali, surfing pertama kali masuk Olympic dan Indonesia berhasil menempatkan satu atletnya dan kita juga sangat senang karena kita baru dilantik anggota KONI belum setahun. Surfing cabor yang perlu dapat perhatian,” tandasnya.

“Hanya melalui multievent itu, biasanya pemerintah memberikan bantuan. Atlet-atlet kita sering bertanding Liga Surfing dunia tapi itu kan single event,” harap Ketua Umum PB.PSOI agar pembinaan olahraga Selancar Ombak lebih baik ke depannya.

Di antara mereka adalah Rio Waida yang meraih tiket Olimpiade Tokyo 2020 mewakili kontinental Asia berkat prestasinya pada ‘2019 ISA World Surfing Games’.

“Pertama saya senang sekali masuk ke Olympic Tokyo dan dari hari ini di karantina saya akan bekerja keras training dan fokus ke Olympic, targetnya medali emas,” jelasnya bangga sambil memegang tiket tersebut. Rio jelaskan bahwa di El Salvador, atlet-atlet yang tampil sangat baik sehingga ia akan persiapkan diri dengan baik. “Saya belajar banyak di kualifikasi Olympic di El Salvador, dan pertama (yang perlu dipersiapkan) mungkin mental,” sambungnya.

Arya Subyakto yang juga menjadi kepala pelatih pada kualifikasi di El Salvador juga sampaikan telah siapkan langkah mempersiapkan atlet untuk tampil maksimal di Olimpiade. “Rio ini harus mempersiapkan Olympic kurang 50 hari jadi apa yang harus kita lakukan, pertama lokasi di daerah Chiba di Jepang dimana kalau musim panas di sana ombaknya luar biasa kecil sekali,” terangnya.

Pasca lakukan karantina selama 5 hari di sebuah hotel di area Kuningan, Jakarta, Timnas Selancar Ombak akan ke Bali dan siapkan alat selancar. “Papan selancar kaya bikin jas, (disesuaikan) beratnya berapa, tipe ombaknya apa, itu semua handmade,” jelas Arya sembari akan melatih atletnya di ombak yang relatif kecil.

Di sisi lain, Arya sampaikan akan fokus juga membina atlet-atlet Pelatnas agar berprestasi pada Liga Surfing Dunia. “(Atlet-atlet) Pelatnas harus ikuti Liga Surfing dunia untuk mencari seri kualifikasi,” katanya menargetkan adanya atlet yang meraih ranking 10 besar dunia sehingga langsung mendapatkan kursi Olimpiade selanjutnya.