Markis Kido Wafat, Masyarakat Berduka

Masyarakat olahraga prestasi digemparkan dengan kabar wafatnya Markis Kido pada malam hari tanggal 14 Juni 2021 (sekitar pukul 19:40 WIB).

Salah satu Patriot Olahraga Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa dan negara telah berpulang ke pangkuan Tuhan yang Maha Esa. Legenda Bulu Tangkis Markis Kido wafat di tahun pelaksanaan Olimpiade.

Semasa aktif, Markis bersama rekannya Hendra Setiawan pernah menjadi ganda putra terbaik di muka bumi. Meski sudah tak aktif, ia dan rekannya menempati peringkat kedua dunia dengan 100,557 poin, di bawah Marcus Gideon dan Kevin Sanjaya.

Markis dan Hendra sempat memenangkan juara dunia tahun 2007. Pasangan peringkat satu dunia saat itu juga berhasil mempersembahkan emas pada nomor ganda campuran Olimpiade Beijing 2008. Itu adalah emas pertama Indonesia di Olimpiade 2008. Kemudian pada Asian Games di Guangzhou Tahun 2010, keduanya kembali meraih emas.

Sebelum menutup usia, pria kelahiran 11 Agustus 1984 masih setia dengan raket. Ia menghembuskan nafas terakhir ketika bermain bulu tangkis di sekitar Tangerang. Serangan jantung diduga menjadi penyebab wafatnya Markis Kido.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman sampaikan rasa duka cita yang mendalam. “Hari ini masyarakat Indonesia kehilangan Patriot Olahraga Indonesia yang telah berhasil membuat bendera Merah Putih berkibar dengan diiringi Lagu Indonesia Raya. Masyarakat internasional menghargai Indonesia karena prestasi Almarhum,” katanya.

“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya sampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang Maha Esa dan mereka yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan,” tambahnya. “Selamat Jalan Markis Kido, prestasimu akan selalu dikenang,” tutup Marciano.

Wafatnya Markis Kido menjadi Tranding di media sosial Twitter.