PONDEMI Diluncurkan 100 Hari Jelang PON XX Digelar

Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB.PON) XX melunjurkan program promosi PONDEMI yang melibatkan banyak talenta muda. “PONDEMI adalah penggalan kata dari PON dan pandemi yang berarti apa pun aktivitas yang dilaksanakan di masa pandemi, Papua bisa,” terang Boaz Solossa pada talkshow “Kick Off Hitung Mundur 100 Hari Menuju PON XX Papua 2021” yang digelar pada 24 Juni 2021.

Boaz menjelaskan dalam PONDEMI ada beberapa program seperti lari dan bersepeda secara virtual. Untuk lari akan sejauh 37 km sesuai jumlah Cabor yang dipertandingkan di PON XX sedangkan untuk bersepeda 56 km sesuai dengan jumlah disiplin. Selain itu ada juga kompetisi Blog, Kelas Inspirasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), PONDEMI Stand-Up Comedy, Torang Show, dan Kolaborasi Anak Negeri.

Dengan adanya beberapa upaya sosialisasikan PON XX, Boaz berharap perhelatan akbar tersebut akan sukses. “Saya sangat bangga dengan PON XX di Papua,” ujar pria yang mengemban amanah sebagai duta PON. “Jangan kita sia-siakan PON ini, karena ini sangat berarti untuk kita di Papua dan Bangsa Indonesia,” tambahnya.

Pada talkshow tersebut hadir juga Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman. Tepat 100 hari sebelum PON XX digelar, Ketua Umum KONI Pusat pastikan PON sesuai rencana.

“Pelaksanaan PON tetap sesuai rencana, karena ini sudah diundur 1 tahun jadi kita laksanakan tanggal 2 – 15 Oktober. Kesiapan venue secara keseluruhan sudah di atas 90%, kami sudah melakukan agenda-agenda dengan technical delegate melihat lapangan, kemudian rapat-rapat dengan PB.PON XX dan Sub. PB.PON XX,” jelas Marciano.

Marciano juga ingatkan peran PON yang selalu mempersatukan Indonesia melalui olahraga. “Olahraga pemersatu bangsa, seluruh kontingen dari 33 provinsi datang ke Papua untuk mereka berlaga, menjunjung tinggi sportivitas, dan juga tentunya meraih prestasi terbaik untuk daerahnya masing-masing,” katanya. “Saya berharap di PON Papua ini pecah rekor-rekor nasional,” sambungnya jelaskan harapannya.

Adapun pemerintah sudah memberikan dukungan untuk penyelenggaraan PON XX di Papua dengan maksimal. Beberapa Venue berkualitas yang diselesaikan untuk PON XX menjadi bukti dukungan pemerintah. Pasca PON XX digelar, Ketua Umum KONI Pusat usulkan agar Papua menjadi pusat pembinaan olahraga prestasi di Indonesia timur.

Moeldoko yang juga menjadi narasumber tegaskan PON XX harus berdampak positif kepada generasi muda Papua. “Meningkatkan semangat yang luar biasa untuk anak-anak muda Papua yang pada akhirnya Torang Bisa,” tandasnya berharap PON XX memberikan stimulan luar biasa yang juga mendongkrak perekonomian.

Demi memastikan kesuksesan PON XX, pihaknya menugaskan tim guna memastikan persiapan. “Untuk itu kami memastikan situasi dan kondisi. KSP juga menyiapkan 3 tim yang kita turunkan ke Papua mengikuti (persiapan) secara detail,” jelasnya telah menugaskan pengawasan di seluruh klaster penyelenggaraan PON XX yakni di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.