Ketum KONI Pusat, Kapolda Papua dan Bupati Merauke Tegaskan Papua Aman dan Siap untuk Penyelenggaraan PON XX

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) menggelar diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) bertajuk ‘Papua Siap Gelar PON XX 2021’ pada 14 Juli 2021 atau tepat 80 hari sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX resmi dibuka pada 2 Oktober 2021. Narasumber yang hadir antara lain Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, Kapolda Irjen Pol Mathius D Fakhiri dan Bupati Merauke Drs.Romanus Mbaraka.

Persiapan PON XX sudah begitu pesat dan berada di atas 90%. “Rata-rata ada yang sudah 100% tapi ada yang 92-93%,” jelas Ketua Umum KONI Pusat. Itu adalah kemajuan mengingat PON XX di Papua tahun ini merupakan PON pertama yang diselenggarakan di masa pandemi Covid-19 yang banyak keterbatasan. Venue berkualitas yang dibangun juga diharapkan dapat menjadikan Papua sentra pembinaan olahraga di Indonesia Timur.

Pada diskusi tersebut, Ketua Umum KONI Pusat sampaikan bahwa Presiden Joko Widodo sampaikan atensi yang besar khususnya terkait Covid-19 saat Ratas tanggal 13 Juli 2021. “Kontingen yang datang ke Papua sudah menerapkan protokol kesehatan yang diterapkan,” katanya sambil terangkan bahwa hampir 100% kontingen yang akan ke Papua sudah divaksin.

Kontingen yang tiba di Papua diharapkan tidak membawa dampak buruk, begitu juga sebaliknya. Masyarakat di sekitar venue juga menjadi target vaksin. Tak hanya langkah preventif, Ketua Umum KONI Pusat juga terangkan langkah jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Penyelenggaraan PON XX Papua Tahun 2021 akan dilakukan di empat klaster yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Adanya penonton atau tidak pada empat klaster tersebut akan diputuskan oleh presiden pada September mendatang dengan pertimbangan Gubernur Papua, TNI, Polri dan Satgas Covid-19.

Di luar keamanan dari aspek ancaman pandemi Covid-19, Kapolda menjamin Papua aman. “Kami telah memerintahkan Kapolres untuk berkoordinasi baik dengan Bapak Bupati selaku Ketua Sub Klaster PON,” terang Kapolda Papua yang hadir secara virtual.

Kapolda juga terangkan telah mengambil langkah-langkah terhadap mereka yang mengancam keamanan dalam beberapa bulan terakhir. “Keamanan milik kita bersama,” jelasnya sambil terangkan sudah melibatkan tokoh agama untuk dukung suksesnya PON XX.

“Papua aman, nyaman untuk penyelenggaraan PON dan kami siap menerima seluruh saudara-saudara kita dari seluruh Indonesia,” ujar Kapolda.

Bupati Romanus juga tegaskan bahwa Merauke aman. Tak hanya itu, ia juga membantah adanya isu ancaman keamanan yang kerap muncul. “Itu isu yang tidak di semua Papua seperti itu,” ujarnya. “Kami masih tetap bagian tak terpisahkan dari NKRI,” sambung Sang Bupati bahwa daerahnya aman dan masyarakat Merauke siap menyambut PON XX.

Menurut Bupati Merauke, PON XX di Papua adalah kepercayaan besar untuk masyarakat Papua sehingga akan dibayar dengan penyelenggaraan yang sukses. “Kami orang Papua mempertaruhkan martabat Indonesia,” tegasnya yakin bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan kegiatan olahraga seperti Piala Euro di Eropa dan Olimpiade Tokyo.

Ketua Umum KONI Pusat memandang penting penyelenggaraan PON XX di Papua karena menjadi momentum kebangkitan Masyarakat Indonesia dari Pandemi Covid-19.