Legenda Tinju Indonesia, Chris John Masuk ke Arena Tinju PON XX

Kehadirannya pada 9 Oktober mendampingi Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman. Setiba di lokasi, pertandingan Light Heavy (75 – 81 kg) putra antara wakil tuan rumah Papua dan Papua Barat sedang berlangsung. Wakil Papua, Muhammad Taufan Paransa menang dari Felix Nikson  Mirino.

Selanjutnya pertandingan kelas yang, mempertemukan wakil Kalimantan Timur, Rahman Manurung dan wakil Kalimantan Selatan, Muhammad Syarif  Hidayatullah. Rahman Manurung akhirnya keluar sebagai pemenang.

Berikutnya masih pertandingan kelas yang sama, mempertemukan Muhammad Daniel dari Sumatera Utara dan Christian Sompota dari Sulawesi Utara. Sompota yang menggunakan pakaian biru berhasil menang dari Daniel.

Usai pertandingan digelar, Chris John berpendapat tentang tinju pada PON XX. “Saya kira potensinya sangat baik sekali,” katanya sambil memuji semangat atlet yang tidak memudar meski PON XX telah diundur setahun. Chris John berharap bahwa PON kali ini dapat mencetak atlet-atlet berprestasi Indonesia. “Harapan kita memang, untuk pertandingan ke depan, mungkin ke luar negeri, salah satunya adalah memang hasil dari PON ini,” tandasnya.

Pesan kepada para petinju juga disampaikannya. Ia ingin agar para petinju mengikuti tahapan-tahapan kompetisi guna mendapatkan jam terbang untuk lebih baik lagi, mulai dari tingkat terbawah hingga PON, kemudian mewakili Indonesia di kancah internasional.

Tak hanya itu, ia juga berpesan agar para petinju giat dalam berlatih. “Mungkin saat ini kita menang, kita berpikir bahwa kemenangan ini harus kita pertahankan dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan berlatih lebih kuat lagi,” ujarnya. Berlatih lebih giat didasari evaluasi juga perlu dilakukan pasca menghadapi kekalahan.

Di waktu yang sama Sekjen KONI Pusat, Drs.Tb.Lukman Djajadikusuma, MEMOS tegaskan bahwa PON merupakan ajang menjaring atlet terbaik Indonesia. “Kita awali dengan PON ini sebagai wadah untuk talent scouting,” kata pria yang akrab disapa Ade Lukman.

“Kami optimis bahwa kegiatan pembinaan prestasi tinju ini akan semakin membaik. Kita doakan bersama dan berharap bahwa tinju nanti akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mewakili Indonesia di tingkat internasional apakah itu Olimpiade, Asian Games maupun SEA Games,” tambahnya.