Modern Pentathlon Gelar Eksibisi pada PON XX untuk Targetkan PON XXI

Foto : Media dan Humas KONI Pusat

Pertandingan cabang olahraga eksibisi Modern Pentathlon digelar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua. Penyelenggaraannya dilakukan dalam 2 hari yakni tanggal 8 – 9 Oktober.

Pada hari terakhir, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman hadir di venue Modern Pentathlon yang berada di Yoniv RK 751 Kodam XVII Cendrawasih Sentani, Kabupaten Jayapura.

Terdapat 26 atlet dan 8 ofisial dari 8 provinsi. Mereka bertanding pada nomor Triathle (berenang, lari, menembak) putra dan putri, Mix Relay Triathle (berenang, lari, menembak), Laser Run (lari dan menembak) putra dan putri, dan terakhir Laser Run Mix Relay. Begitu yang dijelaskan Technical Delegate Donny Alexander.

Nomor pertandingan Laser Run putra disaksikan Ketua Umum KONI Pusat. Tak hanya itu, Ketua Umum KONI Pusat juga memberikan tanda mulainya pertandingan dengan bendera.

Di akhir sesi pertama hari terakhir, Marciano sempat memberikan medali pada Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) Laser Run putri. Juara pertama yang berhak atas medali emas adalah Wuri Utari dari DKI Jakarta dengan waktu 11 menit 40 detik, diikuti rekan satu provinsinya Adelia Cahya dan medali perunggu diraih Cornelia Sharon.

Tak hanya itu, Ketua Umum KONI Pusat juga memberikan medali pada nomor Laser Run putra. Medali emas menjadi hak Yusri asal Sulawesi Selatan dengan 9 menit 2 detik. Medali perak diraih Jason Putra dari DKI Jakarta dan medali perunggu diraih Graha Rizky dari Jawa Timur.

Berikutnya UPP nomor Mix Relay Triathle. Juara pertama adalah pasangan Adelia Cahya/ Jason Putra asal DKI Jakarta, diikuti Caroline Andita/ M. Arkan Baihaqi dari Jawa Tengah. Juara ketiga adalah Ananda Rintania/ Yusri asal Sulawesi Selatan.

Sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, Ketua Umum KONI Pusat berharap perkembangan yang baik dari pembinaan modern pentathlon. Cabor tersebut ditargetkan akan dipertandingkan pada PON berikutnya setelah sukses menggelar eksibisi pada PON XX.