Sesepuh silat Papua makan usai menerima golok

Tak terasa cabang olahraga (cabor) pencak silat sudah selesai menggelar rangkaian pertandingan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua. Rangkaian dibuka pada 6 Oktober 2021 dengan pemukulan Tifa diikuti penyerahan golok kepada sesepuh pencak silat Papua, Kasmin Pitang.

Penyerahan golok kepada Kasmin Pitang juga menjadi simbol penutupan rangkaian pertandingan pencak silat pada 12 Oktober 2021. Tak lupa, Guru Besar Naga Hitam berusia 61 tahun memakan pinang sebagai makanan khas Papua.

Dengan selesainya rangkaian pertandingan pencak silat, Provinsi Jawa Barat keluar menjadi juara dengan 6 emas, 5 perak dan 3 perunggu. DKI Jakarta menyusul sebagai peringkat kedua dengan 3 emas serta 3 perak. Juara ketiga diraih oleh tuan rumah Papua dengan 2 emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menyerahkan medali emas

Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) digelar pasca penutupan resmi. Salah satunya adalah UPP Kategori Tanding Kelas E Putri. Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman beserta jajaran yang baru tiba dari Kabupaten Merauke sempatkan diri menyerahkan medali emas kepada Sarah Tria Monita asal Jawa Timur.

Juara kedua adalah Shallma Lushiana asal Jawa Barat, diikuti dua orang juara ketiga yaitu Nia Larasati dari Sumatera Selatan dan Rizka Andiri yang mewakili Sumatera Utara.

Selain itu, ada juga beberapa nomor lain. Cabor pencak silat mempertandingkan 9 kelas kategori tanding putra serta 5 kelas putri, kategori tunggal dan ganda untuk putra dan putri, dan kategori regu putri.

Ketika Ketum KONI Pusat menghadiri upacara penutupan serta UPP, hadir juga mendampingi Wakil Ketua Umum II Mayjen TNI Purn Soedarmo, Wakil Ketua Umum IV Chris John, Sekretaris Jenderal Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS, Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat bidang Komunikasi Publik Dr. Aqua Dwipayana, Anggota Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Kabupaten Jayapura Kol Purn Ishak Setyadi dan Dr.Jajat Darajat.