KONI Pusat dan Universitas Terbuka Tanda Tangani Kerja Sama untuk Dukung Pendidikan Atlet

Ketum KONI Pusat dan Rektor Universitas Terbuka

Para atlet berprestasi adalah Patriot bangsa dalam bidang olahraga. Butuh pengorbanan panjang untuk meraih prestasi yang membanggakan Indonesia. Oleh karena itu, beberapa lembaga terpanggil untuk mengapresiasi para Patriot Olahraga Prestasi Indonesia.

Salah satu bentuk apresiasi ditunjukkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Universitas Terbuka. Kedua lembaga tersebut melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangka memberikan dukungan pendidikan kepada para Patriot Olahraga Prestasi Indonesia. Ini merupakan kerja sama pertama KONI Pusat dengan universitas negeri di masa kepemimpinan Ketua Umum (Ketum) Letjen TNI Purn Marciano Norman.

Kegiatan penandatanganan PKS dilakukan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, Banten bersamaan dengan Wisuda Universitas Terbuka Periode II Tahun Akademik 2020/2021 pada hari Selasa, 30 November 2021.

Mengawali rangkaian kegiatan, Dirjen Dukcapil, Prof.Dr.Zudan Arif Fakrulloh, S.H.,M.H., memberikan orasi ilmiah yang menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM). “Saat ini ada turbulensi besar, ada perubahan berkelanjutan yang kita harus lakukan,” tandasnya.

Peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan zaman. “Ayat pertama dari Allah SWT bukan perintah untuk sholat, bukan perintah untuk haji, tapi Iqra, perintah untuk membaca, (belajar),” tegas Dirjen Dukcapil.

Proses belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan yang dilakukan oleh Universitas Terbuka menjadi salah satu inovasi yang baru terbukti pada saat ini. Program belajar jarak jauh Universitas Terbuka yang dimulai sejak 40 tahun lalu, saat ini diikuti masyarakat luas, baik itu belajar jarak jauh maupun work from home (WFH).

Ketum KONI Pusat mengapresiasi dukungan Universitas Terbuka, termasuk adanya beberapa atlet dan pelatih berprestasi yang merupakan mahasiswa/i perguruan tinggi negeri tersebut. “Pola pembelajaran yang dilakukan mahasiswa yang juga berprestasi itu adalah pola yang sangat tepat untuk atlet-atlet,” kata Marciano Norman. “Mereka kesehariannya hanya berlatih, berlatih dan berlatih,” sambungnya.

“Di samping latar belakang olahraga, mereka juga dibekali pendidikan yang baik sehingga akan menjadi sumber daya manusia yang kita idam-idamkan,” harap Ketum KONI Pusat.

Rektor Universitas Terbuka Prof Ojat Darojat, Dip. Mgt., M.Bus., Ph.D. sampaikan Universitas Terbuka telah ditunjuk sebagai Ketua Konsorsium Pembelajaran dalam Jaringan Nasional. “Kepada para atlet berprestasi, Universitas Terbuka menyediakan 100 beasiswa pendidikan bagi para atlet,” katanya.

“Dengan kerja sama ini (dengan KONI Pusat) diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi dan pengetahuan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang andal,” jelas Rektor tentang kerja sama dengan KONI Pusat.

Universitas Terbuka memiliki mahasiswa/i dan bahkan pelatih yang berprestasi di bidang olahraga. Dibuktikan dengan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 di Papua. Universitas Terbuka memberikan dukungan beasiswa pendidikan kepada 13 Atlet dan pelatih, antara lain;

  1. Ni Luh Gede Hasita Prema Dewi (Ilmu Hukum S1 UT Denpasar) Medali Emas Kategori Freestyle Putri Kabaddi (Eksibsi) dan Medali Perunggu Kategori Super 5 Putri Cabang Olahraga Kabaddi (Eksibsi)
  2. Riska Meidita (S1 Akuntansi UT Denpasar) Medali Perunggu Shorinji Kempo (Embu Berpasangan Yudansha I DAN Putri)
  3. Alfi Syifa Nila Muna (S1 PGSD UT Semarang) Medali Emas Ring Sport Low Kick Putra 51Kg
  4. Muhamad Rifqi Tofani (S1 PGSD UT Semarang) Pelatih Alfi Syifa Nila Muna
  5. Febriana Dwipuji Kusuma (S1 Sistem Informasi UT Jember) Medali Emas Ganda Putri Bulutangkis, dan Medali Emas Beregu Putri
  6. Yuningsih Christiana Masoara (S1 Ilmu Hukum UT Palu) Medali Perunggu Cabang Karate
  7. Desandri (S1 Manajemen UT Bogor) Medali Emas Cabang Olahraga Kriket Super Eight Men dan Medali Perunggu Cabang Olahraga Kriket Sixes Men
  8. Ni Made Putri Suwandewi (S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan UT Jakarta) Medali Perunggu Nomor Sixes, Medali Emas Nomor Super 8 dan Medali Perunggu Nomor T20
  9. Alma Fauziah Ismail (S1 Ilmu Hukum UT Bandung) Medali Emas Cabang Anggar Beregu dan Medali Perunggu Cabang Anggar Sabre Perorangan
  10. Komang Ayu Cahya Dewi (S1 Ilmu Hukum UT Denpasar) Medali Perak Cabang Bulutangkis Tunggal Putri Perorangan dan Medali Perunggu Beregu Putri
  11. Ridwan (Magister Manajemen Bidang Minat SDM UT Mataram) Medali Emas Lari 1.500 M Putra
  12. Nur Anisah (S1 PGSD UT Samarinda) Medali Emas Hoki Putri
  13. Fitriyani (S1 PGSD UT Samarinda) Medali Emas Hoki Putri