
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman mengapresiasi perkembangan prestasi futsal Indonesia. Hal tersebut disampaikan ketika menerima Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang dipimpin Michael Victor Sianipar, pada 4 Maret 2026.
“Futsal ini membangkitkan semangat anak-anak muda Indonesia,” kata Marciano.
Momentum hebat ketika Timnas Futsal putra Indonesia menjadi juara kedua Piala Asia Futsal AFC 2026. Itu adalah prestasi tertinggi, pasalnya di final, Indonesia kalah dramatis lewat adu penalti melawan Iran (Raja Futsal Asia).
Selain itu, Timnas Futsal merupakan juara AFF (ASEAN) Futsal Championship 2024, memutus dominasi Thailand setelah mengalahkan Vietnam 2-0 di partai final. Gelar ini adalah yang kedua bagi Indonesia setelah penantian selama 14 tahun (sejak 2010).
Selanjutnya juga sebagai juara SEA Games 2025 Thailand, sementara tim putri meraih medali Perak.
“Dengan prestasi kemarin, futsal di Indonesia lebih banyak lagi pencintanya,” sambungnya.
Michael Victor Sianipar membenarkan perkembangan futsal yang pesat di akar rumput. “Kami lihat futsal ini perkembangannya sangat pesat di akar rumput, sudah banyak aktivitas futsal di Indonesia,” kata Ketum FFI.
Dalam hal prestasi dunia, futsal Indonesia juga membanggakan. “Futsal sekarang sudah peringkat 15 dunia, setelah bertanding melawan Iran waktu itu. Timnas Putri berada di peringkat 17 dunia,” jelas Michael Victor.
Kunjungannya ke KONI Pusat yakni untuk meminta dukungan untuk FFI meyakinkan internasional agar Piala Dunia Futsal Tahun 2028 dapat digelar di Indonesia.
Beberapa langkah sudah direncanakan seperti membentuk tim hingga menggelar dan ikut serta pertandingan yang melibatkan beberapa negara.
“Saya menyambut baik, memberikan dukungan penuh kepada FFI. Insya Allah bila memenangkan bidding bisa jadi tuan rumah futsal dunia,” tegas Marciano.
Kualitas SDM, khususnya wasit harus diberikan atensi supaya masuk standar internasional.