Lainnya
Ketum KONI Pusat Berharap Bola Tangan Indonesia Bicara Banyak di Panggung Dunia
15 June 2026
Ketum KONI Pusat Berharap Bola Tangan Indonesia Bicara Banyak di Panggung Dunia

Ketua Umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman berharap agar bola tangan dapat berprestasi dunia, terutama pada olimpiade. Oleh karenanya, KONI Pusat terus memberikan dukungan kepada Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI).

Bola tangan rencananya akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara dan PON Pantai 2026 di Jakarta. Harapannya, pembinaan dapat lebih masif dan berkualitas dengan bertambahnya kompetisi nasional berkualitas.

Hal tersebut disampaikan ketika Ketum KONI Pusat menerima Ketum PB ABTI masa bakti 2022-2026 Zulfydar Zaidar Mochtar pada Senin 15 Juni 2026. Di samping itu, Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada PB ABTI.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan ABTI, baik pembinaan, keikutsertaan event internasional dan penyelenggaraan pertandingan,” sebut Marciano.

“Membina  olahraga tidak bisa instan, kita baru dapat mengambil hasilnya beberapa tahun ke depan,” lanjut Ketum KONI Pusat.

“Bola tangan dapat disosialisasikan di sekolah, itu merupakan sebuah kemajuan,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Zulfydar melaporkan beberapa hal, mulai dari rencana Kejurnas Junior pada Agustus 2026 di Surabaya, Kejurnas Senior pada Oktober 2026 di Medan. “Setiap daerah menyelenggarakan pertandingan bola tangan untuk anak-anak atau junior, ini bagus sekali,” jelas Zulfydar.

Sebelumnya, diagendakan Munas pada akhir Juli 2026 di Pontianak. TPP sudah disiapkan dengan baik agar penyelenggaraan Munas berlangsung lancar sesuai regulasi.

Tak ketinggalan, Sekjen KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS menyampaikan pesan kepada PB ABTI dan seluruh pengurus tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten/kota. “Selain membina sisi prestasi, kita membina bagaimana kita memberikan nilai positif dari olahraga,” pesannya agar seluruh pengurus menerapkan serta menyebarkan nilai positif.