Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (PP.ICF) kembali menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mountain Bike Tahun 2026, pada Kamis 16 Juli 2026, di Venue Cross Country (XC) Sentul, Bogor.
Kejurnas Mountain Bike Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen PP. ICF dalam membangun sistem pembinaan atlet berkelanjutan serta menjadi agenda strategis dalam pembinaan cabang olahraga Sepeda Indonesia, sekaligus wadah untuk mengukur hasil pembinaan atlet dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang evaluasi terhadap program pembinaan, Kejurnas ini juga menjadi sarana dalam menjaring atlet-atlet potensial PP. ICF yang mampu bersaing di kancah internasional.
Lebih dari sekedar kompetisi, Kejurnas Mountain Bike Tahun 2026 menjadi momentum bagi PP. ICF dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan kompetisi tingkat nasional, memperkuat sinergi antara PP. ICF dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) ICF, serta memberikan pengalaman bertanding bagi atlet.

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn. Marciano Norman, yang diwakili oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Erdi Lumintang menyambut baik penyelenggaraan Kejurnas Mountain Bike Tahun 2026. Menurutnya, Kejuaraan Nasional merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan atlet yang akan melahirkan generasi atlet Sepeda Indonesia berprestasi.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya menyambut baik penyelenggaraan Kejurnas Mountain Bike (MTB) Tahun 2026 yang digelar oleh Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (PP ICF). Saya juga memberikan apresiasi kepada PP ICF di bawah kepemimpinan Ketua Umum Jenderal Polisi Dr. Listyo Sigit Prabowo atas komitmennya dalam menyelenggarakan kejuaraan nasional secara berkesinambungan sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet,” ujar Marciano Norman.

Ia menegaskan bahwa Kejurnas tidak hanya menjadi agenda kompetisi tahunan, tetapi juga merupakan instrumen penting dalam proses pembinaan olahraga prestasi nasional.
“Kejurnas kali ini tidak hanya menjadi agenda kompetisi tahunan, melainkan momentum penting dalam proses pembinaan prestasi serta langkah dalam menjaring bibit atlet potensial, sehingga prestasi cabang olahraga sepeda Indonesia dapat terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Keberhasilan pembinaan olahraga prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet saat bertanding, melainkan didukung oleh sistem kompetisi yang konsisten dan berjenjang. Melalui kompetisi nasional, atlet memiliki pengalaman untuk mengasah kemampuan, meningkatkan mental bertanding, dan mampu mempersiapkan diri dalam bersaing di level yang lebih tinggi.

Oleh karenanya, Kejurnas Mountain Bike Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi sarana perkembangan prestasi olahraga Sepeda Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing nasional di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui Kejurnas Mountain Bike Tahun 2026, diharapkan akan lahir atlet muda Sepeda Indonesia yang mampu meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional, terlebih cabang olahraga Sepeda merupakan cabang olahraga Olimpiade. Dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembinaan olahraga yang berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap pencapaian prestasi Indonesia di tingkat dunia.