Lainnya
Punya Sejarah Panjang sebagai Lumbung Atlet, Saatnya Prestasi Atlet Jawa Tengah jadi Kebanggaan Nasional
5 December 2025
Punya Sejarah Panjang sebagai Lumbung Atlet, Saatnya Prestasi Atlet Jawa Tengah jadi Kebanggaan Nasional

Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu Provinsi yang melahirkan banyak atlet berprestasi. Sejumlah nama besar berasal dari provinsi Jawa Tengah, seperti Tontowi Ahmad, Hendra Setiawan, Bambang Pamungkas, Pratama Arhan, Aries Susanti, Kiromal Katibin, hingga Chris John.

Melihat jauh ke belakang, Jawa Tengah tepatnya Surakarta menjadi pusat gerakan olahraga di era kolonial. Pekan Olahraga Ikatan Sport Indonesia 1938 digelar di Surakarta begitu juga Pekan Olahraga Nasional (PON) yang pertama tahun 1948 usai Indonesia gagal berpartisipasi pada Olimpiade London di tahun yang sama.

Namun begitu, hingga kini Jawa Tengah belum berhasil menembus tiga besar klasemen PON dalam waktu yang sangat lama.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki kepengurusan KONI yang baru yang bertanggung jawab meningkatkan kualitas prestasi.

Ketua Umum (Ketum) KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum KONI Jawa Tengah masa bakti 2025-2029 Sujarwanto Dwiatmoko dan jajaran pada tanggal 5 Desember 2025 di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jawa Tengah.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan Bapak Sujarwanto Provinsi Jawa Tengah mampu tingkatkan prestasinya pada PON XXII/2028 NTT-NTB, hingga tembus tiga besar,” harap Ketum

Ketum KONI Pusat juga berpesan agar Jawa Tengah bangkit kembali dalam mengejar prestasi olahraga.

“Sudah saatnya Jawa Tengah mendapatkan prestasi yang lebih baik,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ketum KONI Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan bahwa banyak atlet Jawa Tengah yang menjadi bagian dari tim nasional Indonesia yang akan bertanding pada SEA Games 2025 di Thailand.

“Saya berharap ke depan akan semakin bertambah jumlah atlet Jawa Tengah yang membela Indonesia, terutama pada cabang olahraga Olimpiade, karena pada PON yang akan datang di NTT-NTB tahun 2028, KONI Pusat mulai menerapkan untuk mempertandingkan cabang olahraga Olimpiade”, ungkapnya

Secara khusus, Marciano menyampaikan terima kasih atas kesediaan masyarakat Jawa Tengah khususnya Kudus yang menjadi tuan rumah PON Bela Diri 2025 di Kudus.

Adapun KONI Jawa Tengah yang baru dilantik harus persiapkan kontingen untuk PON Bela Diri Sulawesi Utara pada 2026, PON Pantai 2026 di Jakarta, PON Indoor serta PON Remaja 2027, baru berikutnya PON XXII/2028 NTT-NTB.

Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Komjen Pol Purn Drs. Ahmad Luthfi, dalam arahannya menyampaikan Alat pemersatu bangsa Indonesia adalah olahraga.

“Kita tidak bisa memandang sebelah mata bahwa olahraga ini tidak mengenal batas ras, suku, agama,” ujarnya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus yang sebelumnya. Pengurus yang lama telah mengantarkan kita kepada kemimpinan baru, kemimpinan ini sebagai estafet daripada kepengurusan olahraga di provinsi Jawa Tengah,” katanya.

“Kegiatan ini bukan kegiatan kecil, namun menjadi cambuk awal alat pemersatu bangsa Provinsi Jawa Tengah melalui KONI, seperti nyawa Jawa Tengah yaitu ‘Ruyut Buyut, Gotong Royong, Mikul Bereum, Mikul Duwur, Mendem Jeruk’ prestasi KONI yang dilantik tentu menambah kebersamaan dari Provinsi Jawa Tengah” lanjutnya.

“Lakukan evaluasi mulai dari tata kelola organisasi dan gunakan potensi yang ada di Kabupaten/Kota, saya yakin dengan kekompakan kita bisa maju, dan bagi para Kabupaten lapor kepada Bupati bahwa arahan Gubernur kita harus mendukung KONI kita,” tutupnya.

Sebelumnya Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko optimis dan bertekad dengan visi “Prestasi Emas Olahraga Jawa Tengah Tahun 2032” Dan misi “Mengembankan Tata Kelola Organisasi sistem Manajemen Kekinian Transparan serat akun tabel”.

“Tugas kami paling dekat mempersiapkan penyelenggaraan pekan olahraga provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 dengan baik, yang menjadi penting dalam menjaring atlet potensial sekaligus meningkatkan prestasi olahraga di tingkat provinsi Untuk mempersiapkan PON XXII/2028 NTT-NTB,” ujarnya.

“Sudah saatnya Jawa Tengah bangkit prestasi dengan menembus peringkat tiga besar Pada PON XXII/2028 NTT-NTB,” tegasnya

Sujarwanto melaporkan bahwa pada ajang SEA Games Thailand, Jawa Tengah mengirimkan 78 Tim orang Kontingen yang terdiri diri 64 Atlet, 11 Pelatih dan 3 orang wasit.

“Saya berharap Bapak Gubernur dan Forkopimda bisa langsung menyemangati mereka yang langsung bertanding di SEA Games,” harapnya

Strategis yang akan lakukan membangun organisasi dengan baik, membina SDM yang unggul , mengelola keuangan dan sarpras, pembibitan dan pembinaan prestasi, penyelenggaraan event (nasional, regional, maupun internasional), penggalangan multi pihak, serta mewujudkan olahraga sebagai profesi.

“Kami juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi baik sport science dan Iptek, pembinaan prestasi dan kesejahteraan atlet dengan mengusulkan kelas khusus atlet Jawa Tengah,”tutupnya

Sehari sebelum pelantikan dan pengukuhan, Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, merayakan hari lahirnya. Ucapan selamat pun disampaikan secara langsung oleh Ketum KONI Pusat.